Monday, 19 March 2012

Tokoh pewayangan ARJUNA

Menurut versi Mahabharata, Arjuna adalah putra Batara Indra dengan Dewi Kunti. Itulah sebabnya ia disebut Indratanaya (Indraputra), artinya anak Batara Indra. Di India, Arjuna adalah seorang ksatria yang ideal, seorang prajurit. Ia merupakan tokoh yang memiliki kualitas kepahlawanan. Menurut pedalangan Jawa, Arjuna (Janaka), adalah putra Prabu Pandudewanata (raja Hastina) dengan Dewi Kuntitalibrata. Ia putra ketiga dengan urutan sebagai berikut:


1. Raden Puntadewa,
2. Raden Wrekudara,

3. Raden Arjuna (Janaka).

-Kasatrian (tempat tinggal) nya di Madukara. 
-Patihnya bernama Patih Rata (Surata). 

Arjuna adalah sosok tokoh yang: 
-kaya akan pengetahuan dan ilmu (Jw: buntas ing kawruh lawan ngelmu),
-kaya akan senjata dan mantera (Jw: sungih gaman lan mantram), 
-kaya akan istri (Jw: sugih bojo).


=>Arjuna kaya akan ilmu. 
Di mana ada pendeta sakti (Jw: pandhita sing gentur tapane, mateng semadine, sidik paningale) didatangi, ditimba ilmunya sampai tuntas/habis. 

=>Arjuna kaya akan senjata dan mantera.
Karena kegemarannya berguru, bertapa dan menolong orang, Arjuna memiliki banyak pusaka. 

#Pusaka yang berupa panah:
-Arda Dadali/Roda Dadali,
-Haryas Sangkali,
-Saratama,
-Mercujiwa,
-Brahmasirah,
-Agneyastra,
-Pasopati. 


#Pusaka yang berupa busur:
-Kiai Gandhewa

#Pusaka yang berupa cambuk:
-Kiai Pamuk

#Pusaka yang merupakan warisan dari orang tuanya:
-Panah Merdaging,
-keris Kiai Kalanadah. 
-Kiai Pulanggeni

#Pusaka yang berupa mantera:
-Aji Sepiangin 
-Malayabumi
-Sempaliputri
-Tunggengmaya
-Asmaragama (Kamasutra).

=>Arjuna kaya akan istri
Di dunia pedalangan secara resmi istri Arjuna ada sembilan orang putri, mereka adalah: 

-Dewi Wara Sumbadra, putri Mandura, berputra Abimanyu.

-Dewi Wara Srikandi, putri Pancala, tidak berputra.
-Dewi Larasati (Rarasati), dari kademangan Widarakandang, berputra Sumitra danBratalaras.
-Dewi Ulupi (Dewi Palupi), putri Begawan Jayawilapa dari pertapaan Yasarata, berputra Bambang Irawan.
-Dewi Jimambang, putri Begawan Wilwuk (Wilawuk) dari pertapaan Pringcendani, berputra dua orang: Kumaladewa dan Kumalasekti.
-Dewi/Endang Manuhara, putri Resi Sidanggana dari pertapaan Andongsekar, berputra dua orang putri bernama Endang Pregiwa dan Endang Pregiwati.
-Dewi Dresanala, putri Batara Brama, berputra Wisanggeni.
-Dewi Wilutama, seorang bidadari, berputra Wilugangga.
-Dewi Supraba, seorang bidadari, berputra Prabakusuma. 

Meskipun Arjuna sakti dan menguasai banyak ilmu, namun ia tidak sombong. Ia hidup bergaya ilmu padi, makin berisi makin merunduk. Gaya ilmu padinya terpancar dari sikapnya yang pendiam, sopan santun, tahu menghargai orang lain. Karena kematangan jiwanya, ia mampu menahan marah. Jika marah biasanya Arjuna menggigit bibirnya (Jw: nggeget lathine). 

Wayang kulit Arjuna memiliki tiga wanda: 
1.Wanda Jenggleng (Jimat), untuk jejer, sunggingan brongsong (brom/prada emas), 
2.Wanda Yudasmara (Kadung), untuk pertemuan dengan putri, sunggingan brongsong, 
3.Wanda Kinanthi, untuk perang, sunggingan muka hitam, badan prada emas. 


Kewajiban sebagai Warga Negara

Berikut ini adalah beberapa contoh hak dan kewajiban kita sebagai rakyat Indonesia. Setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban yang sama satu sama lain tanpa terkecuali. Persamaaan antara manusia selalu dijunjung tinggi untuk menghindari berbagai kecemburuan sosial yang dapat memicu berbagai permasalahan di kemudian hari.
Namun biasanya bagi yang memiliki banyak uang atau kaya raya bisa memiliki tambahan hak dan pengurangan kewajiban sebagai warga negara kesatuan republik Indonesia.
Contoh Kewajiban Warga Negara Indonesia
1. Setiap warga negara memiliki kewajiban untuk berperan serta dalam membela, mempertahankan kedaulatan negara indonesia dari serangan musuh
2. Setiap warga negara wajib membayar pajak dan retribusi yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah (pemda)
3. Setiap warga negara wajib mentaati serta menjunjung tinggi dasar negara, hukum dan pemerintahan tanpa terkecuali, serta dijalankan dengan sebaik-baiknya
4. Setiap warga negara berkewajiban taat, tunduk dan patuh terhadap segala hukum yang berlaku di wilayah negara indonesia
5. Setiap warga negara wajib turut serta dalam pembangunan untuk membangun bangsa agar bangsa kita bisa berkembang dan maju ke arah yang lebih baik

sumber

Hak sebagai Warga Negara

Berikut ini adalah beberapa contoh hak dan kewajiban kita sebagai rakyat Indonesia. Setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban yang sama satu sama lain tanpa terkecuali. Persamaaan antara manusia selalu dijunjung tinggi untuk menghindari berbagai kecemburuan sosial yang dapat memicu berbagai permasalahan di kemudian hari.
Namun biasanya bagi yang memiliki banyak uang atau kaya raya bisa memiliki tambahan hak dan pengurangan kewajiban sebagai warga negara kesatuan republik Indonesia.
Contoh Hak Warga Negara Indonesia
1. Setiap warga negara berhak mendapatkan perlindungan hukum
2. Setiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak
3. Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di mata hukum dan di dalam pemerintahan
4. Setiap warga negara bebas untuk memilih, memeluk dan menjalankan agama dan kepercayaan masing-masing yang dipercayai
5. Setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran
6. Setiap warga negara berhak mempertahankan wilayah negara kesatuan Indonesia atau nkri dari serangan musuh
7. Setiap warga negara memiliki hak sama dalam kemerdekaan berserikat, berkumpul mengeluarkan pendapat secara lisan dan tulisan sesuai undang-undang yang berlaku


sumber

Wednesday, 21 September 2011

Membaca Peluang Usaha

Melihat peluang usaha mungkin bagi kita adalah salah satu hal yang sangat sulit untuk dipikirkan selain modal sebelum kita membuka usaha. Membaca peluang usaha bukanlah terletak dari jam terbang atau lama kita memperhatikan hal untuk melihat peluang suatu usaha, tetapi bagaimana kita lebih peka dalam menangkap perubahan situasi yang memberikan sebuah peluang bagi kita.
Pertama-tama kita harus teliti dahulu konsep dari melihat peluang usaha. Apa yang kita inginkan dari melihat peluang usaha? Jenis usaha untuk kita tekuni,  apa yang kita cari dari usaha atau bisnis yang kita tekuni? Tentunya keuntungan, benar. Namun, untuk melihat peluang bisnis tidak sekedar untuk memperoleh jenis usaha yang kita tekuni untuk memperoleh keuntungan.
Untuk melihat peluang bisnis, kita harus melihat beberapa aspek berikut ini:
  1. Situasi Sekitar.
  2. Target Pasar.
  3. Jenis Usaha.
  4. Produk Usaha.
  5. Usaha Di Sekitar Kita.

Dari poin – poin diatas saya akan mencoba memberikan hasil membaca peluang usaha yang saya tangkap di lingkungan sekitar rumah saya.

Dari poin yang pertama yaitu situasi sekitar, saya melihat dari adanya pengerjaan proyek renovasi rumah di perumahan tempat saya tinggal, nah dari sini saya dapat membaca aspek pada poin kedua yaitu target pasar,saya berpikir dimana ada proyek pasti ada banyak pekerja proyek yang tahu juga biasanya mereka tidak dapat konsumsi dari kepala pengadaan proyek tersebut, jadi masuklah kita di analisis aspek yang ketiga mengenai jenis usaha yang akan kita jalankan dan saya pikir jenis usaha yang tepat ialah membuka rumah makan atau warung nasi yang range harga dapat disesuaikan dengan pendapatan dari para pekerja proyek, dan mengenai produk usahanya mungkin ya seperti masakan-masakan rumah makan/warung nasi/warteg pada umumnya, dan sejauh mata memandang sih kayaknya usaha sejenis belum ada jadi poin kelima menurut saya tidak ada masalah.

Sekian peluang usaha yang bisa saya tangkap(baca) dan saya sampaikan semoga bermanfaat dan berkenan untuk bapak PRIYO PURWANTO selaku dosen mata kuliah Ekonomi Koperasi.

Friday, 5 August 2011

"SHORTCUT" way to JOGJA

Hei pada kesempatan ini gw mau ngepost tentang perjalanan trip gw ke jogja hehe, sebenernya sih udah hampir sebulan yang lalu, tapi baru sempet gw post sekarang...

Oh iya ini bukan trip ngelewatin jalan pintas ya, gw takutnya ekspektasi kalian gw ke jogja lewat jalan pintas, FYI gw bukan doraemon yang punya pintu kemana saja, bukan transporter juga, dan yang paling penting gw bukan babi ngepet yang suka nyari "something dengan jalan pintas (yang terakhir abaikan saja -_-) hehe...

So kenapa gw kasih judul " "SHORTCUT" WAY TO JOGJA ", karena gw trip bareng sama temen2 sperkumpulan gw ya yang officially dikasih nama "SHORTCUT", ya monolognya segitu aja ya gw capek hhmm :|

Tepatnya tgl 13 agustus gw berangkat dari jkt naek bis "ML" (what?! Bis "BERCINTA"?!) eits jangan ngeres dulu ya masbro mbakbro(loh?!), pas pertama denger juga gw mikir ini nama bis-nya absurd bener ya -___-, dan ternyata eh ternyata ML itu kepanjangan dari MAJU LANCAR (lagian nyari nama gak ada yang bisa disingkat lebih bagus apa ya?), yak skip saja yang ini, kita naik bis ini dari daerrah cijantung jalan jam 3an sore dan sampe jogja sekitar jam 6 pagi dan sampe gunung kidul jam setengah 8an lah, well ada yang terlalu menarik sih selama perjalanan soalnya gw kebanyakan tidur hahahaha tapi pantat gw pegel naudzubillah deh (gak penting)...

Ya setelah sampe di Gunung Kidul tepatnya di Wonosari kita stay 2 hari 1 malem di rumah pakdenya nanda, dan hari pertama kita lgsg ke pantai yang katanya tempat nyi roro kidul a.k.a pantai selatan kalo gak salah ya :D, nah jalan2 ke pantainya bakal gw post nanti hehe....

Nah abis dari rumah pakdenya nanda kita turun ke kota JOGJAnya sodara2, di JOGJA kita nginep di rumah warga yang tentunya bayar (YA IYALAH TO MASA MAU GRATISAN?!), disana kita ya sama lah 2 hari 1 malem juga itungannya, nah di JOGJA kita melakukan hal ya layaknya orang2 yang lagi trip  ke JOGJA gimana sih lo tau kan? (mulai stres ngomong sendiri) mulai dari blanja ke malioboro, ke keraton,makan diangkringan, nah tapi ada satu hal nih yang bikin beda trip kita sama orang2 laen, kita banyak berkomunikasi sama makhluk2 astral a.k.a SETAN -___- gw sih gak bangga gak tau deh kalo yang laen :|...

Yak akhirnya kita pulang satnight (azeeek), kita mutusin buat naek kereta "EKO" hmm gw sih ngebayanginnya biasa aja tapi THE FACT 180 derajat dari perkiraan gw hmm -_- (mau yang enak mah naek pesawat to ckck), nah disini banyak kejadian lucu nih tapi gw post tersendiri aja nanti ya haha, dan jam stgh 4 kita nyampe di jekardah untungnya dijemput pa'enya si Bayu, makasih pa'e :D

Nah begitulah gambaran trip gw sama "Shorcut" kemaren saking bermakna-nya sampe gak bisa diungkapin sama kata-kata (alesan lu to, bilang aja emang lo gak ngasih hal yang bermakna haha<----mulai stress lagi :|)

thanks untuk semua karakter(lo kira film ato game?!) eh maksudnya segala pihak yang tersangkut(emang layangan? -__- ) maksud gw yang udah take a part sama liburan "SHORTCUT":
-Pa'e sama Ma'e nya Bayu
-Supir bis ML (Maju Lancar)
-Kel. Pakdenya Nanda
-Mbah yang punya penginapan
-Si bule kamar sebelah (hahaha)
- dan yang jelas kalian "SHORTCUT"

"SHORTCUT"

Tuesday, 19 July 2011

"THE BEGINING"

          Hei longtime no posting, gw gak posting bukan karna gw sibuk atau apa tapi karna emang tadinya gw kurang tertarik sama dunia per-BLOG-ingan -___-"

          Oh iya pada postingan ini gw ngasih judul "THE BEGINNING" kenapa? ya karna gw baru mau mulai mencoba masuk dalam dunia per-BLOG-ingan ini hehe (sebenernya sih gak penting juga ya gw ngepost hal ini gak ada yang baca juga gitu hahahahahASURAM -__-

          Alasannya sih selain dari kemauan gw sendiri juga gw terinspirasi dari blog2 penulis2 yang udah sering gw baca bukunya dan juga beberapa temen dan senior gw juga, gw ngerasa kok kayaknya mereka seru gitu nge-BLOG :D, jadi gw memutuskan buat serius nge-BLOG juga hehe

          Gw sih berharap postingan gw bisa selalu usefull, walaupun gw gak tau bergunanya buat apa, entah bikin galau lo ilang, bikin lo seneng, atau bahkan bikin lo semua puas menertawakan gw kalo ada cerita gw yg bodoh, so let see apa aja yang akan gw posting :))

Wednesday, 30 March 2011

Indirect Speech


Indirect Speech adalah kalimat tak langsung, yaitu kalimat yang dikatakan olehh orang lain (mungkin di tempat dan waktu yang berbeda) berdasarkan apa yang dikatakan langsung oleh penutur pertama. “Indirect Speech” disebut juga reported speech atau quoted speech.

1. Dalam indirect speech, “the past continuous tense” yang digunakan dengan when clause tidak mengalami perubahan.

2. Dalam British English, penulisan tanda kutip menggunakan tanda kutip satu (‘ ‘), sedangkan dalam American English, penulisannya menggunakan tanda kutip dua (“ “).

3. ‘should’ yang digunakan dengan I dan We (British) mempunyai arti akan bukan sebaliknya.
‘should’ berubah menjadi would dalam indirect speech.
Contoh:
 He said that he would be happy
a) He said, ‘ I should be happy.’
b) He said, ‘I shall be happy.’  He said that he would be happy
à

4. Untuk suatu pernyataan yang benar secara universal. Kita dapat menggunakan the simple
present tense da dalam noun clause.
Contoh:
a) He said that the sun rises in the east.
b) He said that the sun rose in the east.

5. Jika introductory verb atau kata kerja dalam klausa utama dalam bentuk the simple present,
the present perfect atau the dimple future tense, maka dalam indirect speech tidak mengalami perubahan.
Contoh:
a) He says that he is trying to work carefully.
b) She has said that she will never be late again.

CONTOH:
Direct Speech Indirect Speech
1)  He said, ‘I work Hard.’ He said (that) he worked hard
2)  He said (that)he was working hard. He said, ‘I am working hard.’
3)  He said, ‘I will work hard.’ He said (that) He would work hard
4)  He said (that) he had been working hard. He said, ‘I was working hard.’
5)  He said, ‘I worked hard.’ He said (that) he had worked hard
6)  He said (that) he had worked hard. He said, ‘I have worked hard.’
7)  He said (that) he was going to work hard. He said, ‘I am going to work hard.’
8)  He said, ‘I can work hard.’ He said (that) he could work hard
9)  He said, ‘I may work hard.’ He said (that) he might work hard
10)He said (that) he might work hard. He said, ‘I might work hard.’
11)He said, ‘I must work hard.’ He said (that) he must/had to work hard
12)He said (that) he had to work hard. He said, ‘I have to work hard.’
13)He said, ‘work hard.’ He told me to work hard
14)He said (that) he should work hard. He said, ‘I should work hard.’
15)He said, ‘Don’t leave.’ He told me not to leave
16)He said, ‘Will you come?’ He asked if (wheter or not) I would go.
17)He asked, ‘where are you?’ He asked me where I was
18)He said (that) he was talking to his teacher when Ann called him. He said, ‘I was talking to my teacher when Ann called me.’

Perhatikan perubahan kata keterangan waktu dan kata kerja di dalam Indirect Speech
Direct Speech Indirect Speech
  • Then, at that moment (pada waktu itu),Now (sekarang)
  • That thay (hari itu),Today (hari ini)
  • The day before, the previous day (sehari sebelumnya),Yesterday (Kemarin)
  • The night before, the previous night (semalam sebelumnya),Last night (semalam)
  • the week before, the previous week (seminggu sebelumnya),Last week (minggu lalu)
  • Two days before (dua hari sebelumnya),Two days ago (dua hari lalu)
  • a week before, the previous week (seminggu sebelumnya),A week ago (seminggu lalu)
  • A month before, the previous month (sebulan sebelumnya),A month ago (sebulan lalu)
  • a year before, the previous year (setahun sebelumnya),A year ago (setahun lalu)
  • the following day, the next day (hari berikutnya),Tomorrow (besok)
  • the following week (minggu berikutnya),Next week (minggu depan)
  • the following month (bulan berikutnya),Next month (bulan depan)
  • the following year (tahun berikutnya),Next year (tahun depan)
  • the following Monday (senin berikutnya),Next Monday (senin depan)
  • there (disana),Here (disini)
  • over there (disebelah sana),Over here (di sebelah sini)
  • that (itu),This (ini)
  • those (itu),These (ini)

Contoh:
1. He asked wheter (or not) I had stayed there. He asked, ‘Did you stay here?’
2. He said (that) he had been sick two days before/earlier, He said, ‘I was sick two days ago.’
3. He said (that) he would the following/next day, He said, ‘I will work tomorrow.’
4. He said (that) he had arrived the day before/the previous day, He said, ‘I arrived yesterday.’
5. He said (that) he had been there the week before, He said, ‘I was there last week.’

shared